Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Warga Depok Meninggal karena DBD, Ini Imbauan Dinas Kesehatan

Wahyu Muntinanto , Jurnalis-Rabu, 11 Maret 2020 |18:50 WIB
3 Warga Depok Meninggal karena DBD, Ini Imbauan Dinas Kesehatan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

DEPOK - Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti muncul di tengah maraknya virus korona. Sebanyak tiga warga Depok meninggal dunia karenanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Depok, Jawa Barat, pada awal 2020, kasus DBD sudah menjangkit 288 jiwa dan menelan tiga korban jiwa.

"Sejak awal 2020 total sudah ada 288 pasien penderita demam berdarah dengue (DBD) di kota Depok, Jawa Barat. Sementara yang meninggal sudah 3 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita, Rabu (11/3/2020).

Baca Juga : Satu Keluarga di Banyuwangi Tewas Diduga Keracunan Ikan Buntal

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat melakuka pencegahan dengan cara menggalakkan kerja bakti, pemberantasan sarang nyamuk, pembersihan jentik secara berkala.

"Menerapkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) seperti menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas, plus mencegah gigitan nyamuk (3M Plus)," pungkasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement