CIREBON - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mencatat, sebanyak 173 orang di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat menderita penyakit demam berdarah dengue (DBD), sepanjang 2020. Dua di antaranya meninggal dunia akibat penyakit tersebut.
Kadinkes Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni memaparkan, 173 orang penderita DBD ini adalah jumlah yang dicatat oleh pihaknya sampai saat ini. Eni menyebut, dua orang yang meninggal akibat DBD di Kabupaten Cirebon adalah pasien orang dewasa dan anak-anak.
Ia mengimbau agar masyarakat di Kabupaten Cirebon menerapkan pola hidup bersih. Selain itu, Eni meminta supaya masyarakat memperhatikan tempat-tempat yang berpotensi sebagai habitat hidup jentik nyamuk.
"Sampai saat ini ada pasien DBD sebanyak 173 orang. Yang meninggal dua orang. Mereka dari Plumbon dan Pamengkang," kata Eni kepada Okezone, Rabu (11/3/2020).
Baca juga: Breaking News: Satu Pasien Positif Virus Korona di Indonesia Meninggal
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana menjelaskan, wilayah di Kabupaten Cirebon yang paling banyak ditemukan kasus DBD adalah wilayah Kabupaten Cirebon bagian timur. Khususnya di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Lemahabang, Babakan, Sedong dan Greged.

Lebih lanjut, Nanang mengatakan, masyarakat di Kabupaten Cirebon harus mengetahui karakteristik penyakit DBD. Sebab, penyakit ini memiliki siklus tersendiri yang biasa disebut dengan siklus pelana kuda.
Ia memaparkan, dalam siklus pelana kuda, demam yang diderita pasien DBD akan mereda atau turun di hari kelima (terhitung saat pasien pertama kali terkena DBD). Setelah itu, pada hari keenam dan ketujuh, demam yang diderita pasien DBD akan kembali naik. Ia menyarankan, supaya pasien yang terkena DBD tetap memeriksakan kondisi tubuhnya sampai masa siklus pelana kuda berakhir.
"Biasanya mereka enggan memeriksakan atau dibawa ke rumah sakit. Soalnya pas hari kelima demamnya turun. Mereka mengira sudah baikan. Padahal di hari keenam itu akan naik demamnya," jelas Nanang.
Pihaknya sudah melakukan beberapa upaya untuk mencegah terjadinya penyakit DBD. Salah satunya yakni menyiagakan satu orang jumantik (juru pemantau jentik) di setiap rumah di Kabupaten Cirebon.
Ia menyarankan masyarakat menanam tanaman seperti lavender dan lainnya yang bisa mengusir nyamuk.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.