Kasus DBD di Kota Serang Meningkat, 2 Orang Meninggal Dunia

Rasyid Ridho , Sindonews · Kamis 12 Maret 2020 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 12 340 2182270 kasus-dbd-di-kota-serang-meningkat-2-orang-meninggal-dunia-diwYDxYbXx.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SERANG - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Serang meningkat sejak awal tahun 2020. Tercatat sebanyak 67 penderita dirawat, dua diantaranya meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang M. Ikbal mengatakan, sejak bulan Januari hingga Maret ini terjadi peningkatan jumlah penderita DBD setiap bulannya. Bahkan, dua orang meninggal dunia akibat gigitan nyamuk aedes aegypti itu.

"Memang trennya terjadi peningkatan (kasus DBD), berdasarkan data ada dua orang meninggal dunia pada bulan februari kemarin. Keduanya meninggal karena terlambat ditangani," ujar Ikbal saat dikonfirmasi, Kamis (12/3/2020).

 Baca juga: 15 Orang Meninggal Akibat DBD di Jatim, Khofifah Minta Masyarakat Jaga Kesehatan

Diungkapkan Ikbal, penderita demam berdarah didominasi dari wilayah Serang dan Cipocok Jaya. Karena, kedua wilayah tersebut masuk dalam katagori endemik DBD.

"Kecamatan Serang dan Cipocok jaya terbanyak sudah dikatagorikan wilayah emdemik melihat dari jumlah penduduk, kepadatan penduduk, dan kebersihan lingkungannya," kata dia.

 Baca juga: Dalam 2 Bulan 1.759 Warga Jatim Terkena DBD, 15 Orang Meninggal

Untuk mengantisipasi, masyarakat diminta berperan aktif membasmi sarang nyamuk dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya. Selain itu, kader jumantik sudah dikerahkan guna mengedukasi masyarakat.

Ia juga mengimbau agar masyarakat rutin menjaga lingkungan dengan melakukan 4 guna memutus perkembang biakan nyamuk penyebab DBD. Yakni lakukan 4M adalah menutup, menguras, memanfaatkan, dan memantau.

"Nah, kalau fogging atau pengasapan dilakukan disaat ada kasus didaerahnya sajam Kalau tidak ada maka masyarakat kita ajak melakukan langkah-langkah antisipasi dengan langkah 4M plus," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini