Begini Kondisi 2 Pasien Dalam Pengawasan Virus Korona di Cirebon

Fathnur Rohman, Okezone · Kamis 12 Maret 2020 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 12 525 2182247 begini-kondisi-2-pasien-dalam-pengawasan-virus-korona-di-cirebon-8Nq7uGup3S.jpg Ilustrasi ruang isolasi rumah sakit. (Foto: Okezone.com)

CIREBON - Kondisi dua pasien dalam pengawasan (PDP), terkait virus korona (Covid-19) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat kian membaik. Kendati begitu, mereka masih harus menjalani perawatan intensif di ruang isolasi di dua rumah sakit berbeda di Cirebon.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suaheni, hingga saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon tengah menunggu hasil pemeriksaan dari Balitbangkes Kementrian Kesehatan. Sebab, petugas Balitbangkes Kementrian Kesehatan sudah mengambil swab atau sampel dari dua pasien PDP tersebut untuk diuji.

Dikatakan Eni, salah satu pasien tersebut merupakan seorang wanita yang bekerja sebagai pekerja migran Indonesia (PMI). Ia diketahui baru saja pulang dari negara terjangkit Covid-19, yakni Singapura.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

"Kondisinya semakin membaik. Mereka dirawat di ruang isolasi. Kami tidak bisa sebutkan rumah sakitnya di mana. Salah satu dari mereka buruh migran yang baru pulang dari Singapura," kata Eni kepada Okezone, Kamis (12/3/2020).

Baca juga: Cegah Virus Korona, Bandara di Makassar Disemprot Disinfektan

Sebanyak 12 orang dalam pemantauan (ODP) Dinkes Kabupaten Cirebon, terkait Covid-19. Namun saat ini tersisa 7 orang karena 5 lainnya sudah selesai menjalani masa pemantauan.

ODP Dinkes Kabupaten Cirebon tidak menjalani perawatan di rumah sakit, tetapi mereka tetap harus beristirahat di rumah. Meski di rumah, kondisi kesehatannya akan dipantau petugas puskesmas setempat.

"Hari Senin ada 10 orang dalam pemantauan, kemudian bertambah dua. Totalnya 12. Mereka tidak dirawat, cuma istirahat di rumah," ujar Eni.

Pihaknya sendiri memastikan, lima dari 12 orang itu sudah menjalani masa pemantauan. Sehingga saat ini ada sekitar tujuh orang yang masih dalam pemantauan terkait Covid-19.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini