KUPANG - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mewabah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mencapai 3.284 dan merenggut 39 nyawa. Angka ini merupakan rekapan per Kamis 12 Maret 2020.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan NTT, Erlina R Salmun menyebut, DBD masih terus terjadi. Hal ini terlihat dari jumlah kasus yang terus saja naik.
Bahkan, jika dibanding dengan data sehari sebelumnya, Rabu 11 Maret 2020, berada di angka 3.222 dan ada tren kenaikan sebanyak 26 kasus. Kemudian, ada penambahan jumlah kematian 1 orang, sehingga totalnya menjadi 39 orang.
Baca Juga: Menkes Terawan Sebut Jumlah Kasus DBD di Sikka NTT Mulai Turun
Kondisi ini tentunya butuh kerja sama dan peran serta masyarakat untuk menjaga kebersihan tempat tinggal masing-masing. Aksi pembersihan sarang nyamuk (PSN) harus diutamakan demi memutus rantai pembiakan nyamuk aedes aegypti.

Di antaranya dengan melakukan 3M, yakni menguras, menutup dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang pembiakan nyamuk pembawa virus dengue itu harus serius dilakukan.