SEMARANG - Setelah meliburkan seluruh jenjang pendidikan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memutuskan menutup tempat-tempat hiburan. Selain itu, penutupan juga diberlakukan pada destinasi wisata lantaran mewabahnya virus corona atau covid-19.
Ganjar mengatakan dalam kasus Covid-19 ini yang pertama mesti diselamatkan adalah manusia. Dia berasumsi, jika manusia yang diselamatkan, perekonomian bisa dihidupkan. Tapi jika hanya perekonomian yang jadi fokus, semuanya akan mati.
"Kami putuskan semua tempat hiburan ditutup karena kemungkinan persebaran di sana sangat tinggi," kata Ganjar, usai menggelar rapat terbatas dengan jajarannya, Senin (16/3/2020).
Selain tempat hiburan, sektor yang telah ditutup adalah sebagian destinasi wisata. Sampai saat ini ada 40 destinasi wisata yang ditutup dan berada di 11 kabupaten/kota. Menurut Ganjar, sejak awal merebaknya virus korona kunjungan pariwisata di Jawa Tengah terus menurun.
Baca Juga : Wali Kota Bekasi Tinjau Sejumlah RS Pastikan Siap Tangani Virus Korona
"Ini jauh lebih penting untuk mencegah dengan baik. Untuk wisatawan lokal tingkat kunjungannya turun mencapai 72,49 persen, dan 88,46 persen penurunan untuk wisatawan asing," katanya.
Sebelas kabupaten/kota itu di antaranya, Kota Surakarta, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Kota dan Kabupaten Semarang. Ada juga destinasi di Kabupaten Magelang, Klaten, dan Kabupaten Banyumas.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.