MANADO – Salah seorang pasien laki-laki berusia 51 tahun asal Manado yang sebelumnya dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19), saat ini telah dipastikan negatif. Penetapan tersebut berdasarkan hasil uji sampel tahap dua.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara Steaven Dandel mengatakan status positif itu berubah menjadi negatif dalam waktu cepat karena harus dipahami bahwa virus tersebut sebagian besar adalah penyakit yang sembuh sendiri atau self limited diseases.
"Dengan perawatan yang terbaik maka virusnya bisa hilang dari dalam tubuh. Itu adalah fakta dan harus kita ketahui bersama bahwa memang 80 persen penyakit Covid-19 gejalanya ringan," ujarnya, Selasa (17/3/2020).
Ia melanjutkan, hal yang membuat pasien tersebut masih harus dirawat adalah penyakit penyertanya yang cukup berat, yakni menderita gagal ginjal, diabetes mellitus, dan hipertensi.
"Justru penyakit penyerta inilah yang lagi berusaha ditanggulangi oleh tenaga medis yang ada di RSUP," katanya.
Dia menerangkan, hasil laboratorium kedua telah menunjukkan tidak ada lagi virus, tetapi bukan berarti sudah pasti sembuh, karena ada standar operasional prosedur yang harus diikuti oleh tim medis di rumah sakit untuk menentukan pasien telah sembuh dari Covid-19.
"Masih ada serial pemeriksaan laboratorium lagi, dan itu sudah diambil hasilnya, sudah dikirimkan. Kita lagi menunggu hasilnya. Kalau hasilnya sudah ada nanti kita akan umumkan juga, dan apakah dia sudah sembuh dari Covid-19 dan bisa dikeluarkan, itu akan ditentukan oleh dokter penanggung jawab pasiennya yang ada di rumah sakit," jelas Dandel.