Sementara itu Endang Mutiawati, Wadir Pelayanan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh menyebutkan, sejauh ini pihaknya telah memeriksa dan merawat 20 orang PDP, dan semua dinyatakan negatif dan telah diperbolehkan pulang, namun pihak rumah sakit masih melakukan pegawasan terhadap pasien.
“Kita memantau terus setelah pulang. Setiap hari ada tim surveilans kita menelefon, apakah ada batuk, demam, pilek, atau seperti apa," jelasnya.
Endang menambahakan, sejumlah warga Aceh yang memiliki riwayat berpergian ke luar negeri atau daerah terjangkit, memilih memeriksakan diri ke rumah sakit tersebut, untuk memastikan kesehatan mereka.
“Warga yang datang ke rumah sakit dengan tujuan ingin memastikan bahwa dirinya terjangkit Covid-19 atau tidak, karena mereka memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit,” ujarnya.
"Kemudian (warga yang datang) kita lihat memenuhi kriteria untuk dalam pengawasan atau tidak, jika memenuhi kriteria pengawasan, (maka) dimasukkan ke ruang RICU," tambah Endang.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.