SURABAYA - Jumlah pasien yang positif virus corona atau Covid-19 terus bertambah di Provinsi Jatim. Berdasarkan data terbaru sudah ada 8 pasien yang positif virus corona, satu pasien diantaranya telah meninggal dunia.
Berbagai upaya dilakukan Pemprov Jatim untuk menekan penyebaran virus corona tersebut. Mulai dari penyemprotan disinfektan pada sejumlah tempat hingga meliburkan sekolah untuk semua tingkatan dari TK, SD, SMP hingga SMA/SMK selama 14 hari.
Kali ini pemprov Jatim meminta tempat hiburan malam tutup untuk sementara. Imbauan itu diambil setelah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menggelar rapat dengan asosiasi pengusaha pariwisata.
"Pemprov mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk segera melakukan pembatasan sampai dengan menutup operasional usaha pariwisata. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona," terang Khofifah, Rabu (18/3/2020).

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya yang Positif Corona Punya Mobilitas Tinggi
Menurut Khofifah, pembatasan sampai dengan menutup operasinal usaha pariwisata khususnya hiburan malam mulai malam ini. Sebab banyak masyarakat yang mendatangi tempat itu untuk mencari hiburan.
Tetapi ini semua diserahkan kepada pemkab dan pemkot. Namun dirinya berharap tempat-tempat hiburan malam tersebut bisa tutup untuk sementara waktu.
"Kita berharap mereka bisa saling menyesuaikan diri untuk mulai menutup tempat-tempat hiburan malam mulai malam nanti," tandas Khofifah.
(Edi Hidayat)