nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Ketapang Ancam Sanksi Perusahaan yang Masih Datangkan Pekerja Asing

Ade Putra, Jurnalis · Kamis 19 Maret 2020 18:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 19 340 2186034 bupati-ketapang-ancam-sanksi-perusahaan-yang-masih-datangkan-pekerja-asing-omC9jeCcQU.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

KETAPANG - Pihak perusahaan yang mempekerjakan Warga Negara Asing (WNA) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) diminta untuk tidak lagi mendatangkan pekerja asing. Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Bupati Ketapang, Martin Rantan meminta pihak perusahaan dapat memahami kondisi saat ini. Apalagi, belum lama ini dirinya mengaku dikontak Gubernur Kalbar, Sutarmidji terkait hal tersebut.

"Isinya sehubungan ada yang positif corona di Kalbar saya diminta lakukan langkah preventif, batasi keluar daerah, cegah WNA masuk, serta bentuk gugus tugas yang melibatkan TNI dan Polri,” ujar Martin.

Dia menegaskan, jika masih ada perusahaan yang bandel atau tidak mematuhi larangan itu, maka pihaknya tidak segan akan memberi sanksi tegas.

"Untuk sanksi apa nanti gugus tugas yang kita bentuk akan membuat rancangan atau sanksi apa yang akan dilakukan pemerintah terhadap perusahaan yang tidak mematuhi larangan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Ketapang, Rustami mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang memiliki Tenaga Kerja Asing (TKA).

“Hasil koordinasi manajemen perusahaan-perusahaan di Ketapang, tidak ada lagi yang menerima TKA masuk. Terakhir masuk pada 4 Februari lalu,” ucap Rustami.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini