Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sulut Miliki 371 ODP, 5 PDP dan 1 Pasien Positif Corona

Subhan Sabu , Jurnalis-Jum'at, 20 Maret 2020 |11:41 WIB
Sulut Miliki 371 ODP, 5 PDP dan 1 Pasien Positif Corona
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

MANADO - Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap 495 Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang tersebar di 15 Kabupaten Kota di Sulut. wilayah di Sulut.

Dari jumlah tersebut, 124 sudah selesai dipantau sedangkan 371 orang masih dalam proses pemantauan. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 14 orang, 8 orang sudah selesai pengawasan, 1 orang hasil laboratorium positif dan 8 orang negatif.

Satu pasien ini sudah diumumkan positif oleh pemerintah pusat kemudian hasil laboratorium tahap 2 sudah mengalami konfersi menjadi negatif sedangkan untuk tahap 3 masih menunggu hasil, namun yang bersangkutan tetap masih berada di ruang isolasi.

"Beliau sudah tidak bisa lagi dikategorikan pasien dalam pengawasan karena dia sudah terkonformasi," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulut, Steaven Dandel, Jumat (20/3/2020).

Untuk 495 ODP sendiri menurut Dandel berdasarkan laporan dari kabupaten kota, karena ODP tidak masuk di isolasi, masih sakit biasa saja, belum ada tanda-tanda khas dan dirawat oleh rumah sakit di kabupaten kota ataupun puskesmas dengan isolasi dan isolasi diri di rumah masing-masing.

Baca Juga: Pemkot Pontianak Tetapkan Status KLB Covid-19

Kota Manado menjadi yang paling banyak ODP dengan jumlah 222 ODP, 24 sudah selesai dipantau dan 198 masih dalam pemantauan. Urutan kedua ditempati Kabupaten Minahasa Utara sebanyak 127 ODP, 49 selesai dipantau dan 78 masih dalam pantauan.

Posisi 3 ditempati oleh Kota Bitung dengan 50 ODP, 9 selesai dipantau dan 41 masih dalam proses pemantuan. Selanjutnya dari Kabupaten Bolaang Mongondow, 31 ODP, 31 sudah selesai dan 1 masih dalam proses pantauan.

Selanjutnya ada Kabupaten Minahasa dengan 28 ODP, 2 sudah selesai dan 26 masih dalam pantauan. Kemudian Kota Tomohon memiliki 11 ODP, 2 sudah selesai dan 9 masih dalam proses. Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki 7 ODP, 1 sudah selesai dan 6 masih dalam proses pemantauan.

Posisi berikutnya ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan 6 ODP, 3 sudah selesai dan 3 lagi masih dalam pantauan. Kabupaten Kepulauan Sitaro berjumlah 5 ODP, 1 selesai dan 4 masih dipantau. Selanjutnya ada Kabupaten Minahasa Selatan dengan 3 ODP yang masih dalam proses pantauan.

Kabupaten Kepulauan Talaud miliki 2 ODP yang sudah selesai dipantau, sedangkan Kota Kotamobagu mempunyai 2 ODP yang masih dalam proses pemantauan. Kabupaten Kepulauan Sangihe 1 ODP sudah selesai di pantau. Sedangkan Bolmong Utara dan Bolmong Selatan nihil ODP.

"Terbanyak, Manado, Minut kemudian Bitung, daerah dengan jumlah penduduk terbanyak," kata Dandel.

Untuk PDP terbanyak di Kota Manado dengan 4 PDP, 1 sudah selesai pengawasan, 1 terkonfirmasi positif dan 1 lagi negatif. Kemudian Kabupaten Minahasa dengan 3 PDP, 1 selesai diawasi dan 1 negatif. Disusul dengan Kota Bitung, memiliki 3 PDP, 2 selesai pengawasan dan 2 dinyatakan negatif.

Untuk Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Kotamobagu masing-masing memiliki 1 PDP namun sudah selesai pengawasan dan dinyatakan negatif Covid-19. Begitu juga dengan 2 PDP dari luar wilayah Sulut, keduanya dinyatakan negatif. Untuk Kabupaten Kota lain tidak ada PDP.

"PDP yang sekarang sementara dirawat diruang isolasi, 2 laki-laki dan 3 perempuan ditambah dengan pasien terkonfirmasi menjadi 6 orang. Ada total 6 orang yang di isolasi, 1 itu adalah pasien yang positif yang sudah diumumkan oleh pemerintah pusat ditambah dengan 5 PDP yang hasil laboratoriumnya belum keluar," jelas Dandel.

Untuk itu Dandel mengajak agar mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi secepat mungkin penyebaran dari covid-19 dengan bersama-sama bergandengan tangan menenangkan masyarakat dan berupaya membuat kegiatan pencegahan itu lebih fokus baik di rumah sakit maupun yang berada di lapangan.

"Kami running terus selama 1x24 jam untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat Sulawesi Utara," pungkas Dandel

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement