BENGKULU - Kasus gejala klinis virus corona atau Covid-19, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), di Provinsi Bengkulu, pada hari ini, bertambah 3 kasus. Rinciannya, 2 ODP dan 1 PDP.
Pada hari sebelumnya, ODP 11 kasus, dan PDP 1 kasus. Sehingga pada hari ini total ODP menjadi 13 kasus dan PDP menjadi 2 kasus. Dari 3 kasus tambahan tersebut, 1 PDP masih bayi berusia 7 bulan. Sementara, 2 ODP, berstatus orang dewasa.
Penanggung Jawab Infeksi Emerging, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Novita Dwi Putri mengatakan, satu tambahan PDP, berusia 7 bulan. Di mana bayi itu memiliki riwayat kontak dengan warga Jakarta.
Saat ini, kata Novita, bayi tersebut mendapatkan perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu. Selain itu, bayi tersebut memiliki gejala covid-19, seperti batuk, demam dan pilek.
''Satu PDP tambahan hari ini, berusia 7 bulan. Sekarang dirawat di RSUD M Yunus, di ruang isolasi,'' kata Novita, saat ditemui, Jumat (20/3/2020).

Baca Juga: Update Kasus Corona di Bengkulu, 11 Orang ODP, 1 PDP dan 2 Sembuh
Bayi tersebut, tambah Novita, baru satu malam dirawat di RSUD M Yunus. Meskipun, bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki gelaja covid-19, terang Novita, orangtua bayi dalam keadaan sehat.
''Bayi itu baru satu malam di rawat di rumah sakit. Orangtuanya sehat-sehat saja,'' jelas Novita.
Ditambahkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Lisyenti Bahar, untuk 2 kasus tambahan ODP, pada hari ini, 1 ODP dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasanuddin Damrah Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan 1 ODP lainnya tidak di rawat di rumah sakit.
''Satu ODP di Manna, di rawat di rumah sakit di Bengkulu Selatan. 1 ODP dari Kota Bengkulu, hanya dipantau di rumah dan tidak dirawat di rumah sakit,'' jelas Lisyenti.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.