BOGOTA - Kolombia bergabung dengan daftar negara-negara yang telah memberlakukan penguncian atau lockdown untuk menahan penyebaran pandemi virus corona.
Presiden Kolombio Iván Duque mengumumkan prosedur lockdown pada Jumat 20 Maret, malam, dan meminta warga untuk mengisolasi di rumah mereka mulai Selasa, 24 Maret dan hingga 13 April.
Peru, Ekuador, dan Venezuela adalah di antara negara-negara Amerika Latin lainnya yang telah mengambil tindakan serupa.
Baca juga: Pemerintah Minta Kritik Negatif soal Penanganan Corona Ditahan Dulu
Baca juga: Cegah Covid-19, Polisi Prancis Tangkap Warga yang Berkeliaran di Jalan
Kolombia telah mengkonfirmasi 158 kasus infeksi coronavirus sejauh ini, tanpa kematian, dan para pejabat berharap bahwa tindakan drastis sekarang akan membantu mengurangi jumlah kasus dalam beberapa minggu ke depan.
Duque mengatakan prosedur lockdown adalah keputusan "untuk kesehatan dan seumur hidup."
Ibukota Kolombia, Bogota, mulai melakukan penutupan pada Jumat, membuat jalan-jalan kota yang biasanya penuh lalu lintas menjadi kosong.
Sementara secara global, data dari pusat penelitian Universitas Johns Hopkins, pada Sabtu 21 Maret, virus corona menyebabkan lebih 11 ribu kematian, menginfeksi 275 ribu orang. Sedangkan 88 ribu orang dinyatakan sembuh.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.