nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

1 PDP di Mojokerto Diduga Kontak dengan Pasien Positif Virus Corona

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 21 Maret 2020 04:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 21 519 2186748 1-pdp-di-mojokerto-diduga-kontak-dengan-pasien-positif-virus-corona-Ahg8dLqUnu.jpg Rumah sakit rujukan pasien virus korona. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)

MOJOKERTO – RSUD Profesor Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, kembali menerima tambahan dua orang yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Dengan tambahan ini artinya ada 2 PDP yang tengah berada di Ruang Isolasi RSUD Prof dr Soekandar Mojokerto.

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 RSUD Prof dr Soekandar, dr Gigih Setijawan, mengatakan dua pasien itu pria berusia 27 tahun dan perempuan berumur 23 tahun.

"Yang pertama laki-laki, warga Kabupaten Mojokerto, rujukan salah satu puskesmas karena bekerja di Surabaya. Keluhannya batuk, sesak, dan panas," kata Gigih saat dikonfirmasi Okezone, Jumat 20 Maret 2020.

Sementara gadis 23 tahun itu merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Malang. Pasien tersebut menderita batuk, panas, dan sesak setelah pulang dari Malang. Namun apakah pasien tersebut ada riwayat kontak dengan dua orang yang dinyatakan positif corona di Kota Malang, belum diketahui pasti.

"Mahasiswi ini pulang dari Malang. Mahasiswi ini warga Kota Mojokerto tapi karena setahunya rumah sakit yang jadi tempat rujukan di Soekandar maka dia langsung ke sini. Kedua pasien ini mempunyai riwayat asma," jelas Gigih.

Hingga kini RSUD Prof dr Soekandar telah merawat 4 pasien PDP. Sebelumnya, rumah sakit milik pemerintah ini merawat seorang pria 52 tahun dan anak umur 4 tahun.

"Keempat orang ini berstatus PDP setelah perjalanan local transmition (wilayah terjangkit virus corona dalam negeri)," tukasnya.

Gigih menambahkan, dari empat orang yang berstatuskan PDP itu telah dilakukan pengambilan swab dan sudah dikirim ke Laboratorium Surabaya.

"Sudah diambil swab keempatnya hari ini dan swab sudah diterima laboratorium di Surabaya dan sudah masuk laporannya. Selanjutnya masih menunggu hasil swab, nanti kalau hasil keluar biar rilisnya disampaikan direktur atau Kadinkes Kabupaten Mojokerto," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini