CIREBON – Kondisi pasien positif terjangkit virus corona (Covid-19) yang dirawat di Ruang Isolasi Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat, sampai Jumat 20 Maret 2020 terus membaik. Akan tetapi pasien tersebut masih harus menjalani perawatan intensif.
"Alhamdulillah pasien stabil dan terus membaik. Kondisinya lebih baik dari kemarin-kemarin," kata Direktur RSD Gunung Jati dr Ismail Jamalludin kepada Okezone.
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel swab pasien positif Covid-19 tersebut. Dia mengungkapkan, sampel yang diambil oleh petugas Balitbangkes Kementerian Kesehatan itu adalah yang kedua. Pasien tersebut dinyatakan positif terjangkit virus corona berdasarkan hasil pemeriksaan sampel pertama.
"Protapnya sudah begitu. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan swab kedua. Sudah dikirim dan kita masih menunggu," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni memaparkan bahwa sampai kemarin ada sekira 81 orang dalam pemantauan (ODP) yang ada di Kabupaten Cirebon.
Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah hingga totalnya ada 11 PDP. Dari 11 PDP ini, 4 di antaranya telah selesai menjalani perawatan dan hasilnya negatif Covid-19. Namun, salah satu dari mereka meninggal dunia.
Ia mengatakan, penyebab meninggalnya satu pasien PDP tersebut bukan diakibatkan virus corona. Mengingat, hasil tes pasien PDP ini negatif. Ia mengatakan, pasien tersebut meninggal karena kondisi tubuhnya menurun dan mengalami gagal ginjal.