Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kabupaten Gunung Kidul Mulai Panen Palawija

Wilda Fajriah , Jurnalis-Selasa, 24 Maret 2020 |15:11 WIB
Kabupaten Gunung Kidul Mulai Panen Palawija
Foto: Dok. Kementan
A
A
A

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Manunggal Karya Kanigoro, Nyoto menambahkan bahwa keuntungan yang diperoleh mencapai puluhan juta rupiah untuk area lahan satu hektare.

"Karena itu, saya berharap pemerintah mampu menyediakan alat bantu seperti Power theser Multiguna atau mesin perontok untuk memudahkan produksi dengan jumlah yang banyak," katanya.

Senada, Koordinator BPP Saptosari, Sriyatun berharap semua hasil panen yang ad dapat dijual kedalam bentuk wose. Ini dikarena perhitungan analisa usaha tani dalam satu hektar dengan produksi 16,5 kuintal wose yang dijual seharga Rp25.000 perkilogram.

"Dari hasil panen ini kami bisa mendapatkan pendapatan bersih sebesar Rp25.192.000 per hektare. Namun jika dijual gelondong kering dengan harga Rp13.000 per kilogram hanya mendapatkan pendapatan bersih sebesar Rp19.495.000 per hektare," tutupnya. (cm)

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement