Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pandemi Virus Corona, Warga London Masih Berjubel di KRL

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Selasa, 24 Maret 2020 |17:21 WIB
Pandemi Virus Corona, Warga London Masih Berjubel di KRL
Warga London masih berjubel di KRL. (Foto/Twitter)
A
A
A

LONDON – Sejumlah warga London, Inggris masih memadatai layanan transportasi kereta bawah tanah meski Perdana Menteri Boris Johnson telah memberlakukan pembatasan wilayah atau lockdown secara nasional pada Senin, 23 Maret

PM Inggris Boris Johnson memerintahkan warga untuk tidak meninggalkan rumah mereka, dan bepergian hanya untuk keperluan penting.

Walikota London Sadiq Khan juga mendesak para pekerja untuk tinggal di rumah dan mengatakan angkutan umum hanya boleh digunakan oleh petugas. "[Jika tidak] orang akan mati," katanya mengutip Mirror.

Sebelumnya Sadiq Khan meminta perusahaan untuk mengizinkan karyawannya bekerja dari rumah.

"Pengusaha: tolong dukung karyawan Anda untuk bekerja dari rumah kecuali jika benar-benar diperlukan. Mengabaikan aturan ini berarti lebih banyak nyawa yang hilang."

Beberapa penumpang KRL mengatakan penguranan layanan membuat para penumpang berjubel di kereta.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement