Kota Tegal Lockdown Lokal, Ini Respons Ganjar

Taufik Budi, Okezone · Selasa 24 Maret 2020 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 24 512 2188460 kota-tegal-lockdown-lokal-ini-respons-ganjar-dHHx7rFseW.jfif Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto : Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merespons sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal yang memilih lockdown lokal untuk menghindari pencegahan virus corona atau Covid-19. Menurutnya, saat ini tidak ada kebijakan mengenai lockdown.

"Belum ada cerita lockdown," singkat Ganjar menjawab pertanyaan awak media, Selasa (24/3/2020).

Sebagaimana diketahui, Pemkot Tegal membatasi akses masuk ke dalam kota di sejumlah titik. Karantina wilayah terbatas atau lockdown lokal ini berupa penutupan akses jalan ke pusat keramaian di Kota Tegal yang berlangsung hingga 29 Maret 2020.

Sejumlah titik yang dibatasi aksesnya adalah Alun-Alun Kota Tegal dan Jalan Ahmad Yani. Pembatasan akses dilakukan selain dijaga, juga dengan mematikan lampu penerangan jalan di tempat-tempat keramaian.

Ilustrasi. (Shutterstock)

Dengan lockdown lokal itu kendaraan dari Jakarta dan sebaliknya diarahkan melintasi Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Kota Tegal. Pemberlakuan lockdown lokal tidak menyeluruh, tetapi hanya di dalam kota dan tempat-tempat keramaian.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19), Doni Monardo menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan untuk tidak melakukan lockdown atau karantina wilayah.

Baca Juga : 15 Orang di Solo Jalani Karantina Mandiri, Dinsos Sediakan Makanannya

"Sekali lagi saya tegaskan, pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi yang juga telah memberi instruksi kepada Gugus Tugas tidak akan ada lockdown," ujar Doni Monardo melalui rekaman video yang diterima Okezone, Minggu 22 Maret.

Baca Juga : Corona Renggut Nyawa Guru Besar UGM, Ganjar Sampaikan Duka Mendalam

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini