Korea Selatan Terapkan Hukuman Penjara bagi Pelanggar Kewajiban Karantina

Medikantyo, Okezone · Kamis 26 Maret 2020 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 26 18 2189525 korea-selatan-terapkan-hukuman-penjara-bagi-pelanggar-kewajiban-karantina-Afh7Pr3033.jpg Ilustrasi penjara (Foto: Okezone.com/pool)

SEOUL - Pemerintah Korea Selatan menegakkan aturan bagi warga yang meninggalkan kewajiban untuk melakukan karantina mandiri akibat virus corona (COVID-19). Ketegasan tersebut utamanya diterapkan kepada warga pendatang asal luar Korea Selatan, mengingat adanya tren impor kasus positf infeksi COVID-19.

Ancaman hukuman pidana bagi warga Korea Selatan pelanggar kewajiban karantina sendiri, berupa kurungan hingga satu tahun dan denda sebanyak 10 juta Won (sekitar Rp132 juta). Sedangkan ancaman deportasi menuju negara asal diterapkan kepada warga asing yang menghindari protokol isolasi.

"Tidak ada toleransi bagi pelanggar prosedur kewajiban isolasi dari kami. Terlebih para pelanggar yang tidak memiliki alasan kuat saat memutuskan menghindari karantina," kata Direktur Jenderal Kebijakan Publik Kementerian Kesehatan Korea Selatan, Yoon Tae Ho, seperti dilansir dari laman Reuters.

Jika diketahui meninggalkan kewajiban isolasi itu tanpa alasan jelas, warga Korea Selatan juga mendapat pinalti lain. Mereka akan kehilangan hak memperoleh bantuan finansial dari pemerintah, yang sudah disiapkan secara khusus bagi warga pelaksana karantina mandiri selama dua pekan.

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Pengendalian Penyakit Menular Korea Selatan terdapat 104 temuan kasus infeksi virus corona baru pada Kamis (26/3/2020). Sebanyak 30 kasus di antara temuan baru tersebut adalah kasus impor dari warga pendatang.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini