JAKARTA – Pandemi virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta tak hanya menimbulkan korban jiwa. Namun, serangan virus uga mengakibatkan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta.
Wakil Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta, Ni Ken Ritchie MBiomed mengatakan, hingga kini stok darah menurun hingga mencapai angka 90 persen. Kekurangan itu mencakup seluruh golongan darah.
"Stok darah di Jakarta kurang 90%," ujarnya kepada Okezone, Jumat (27/3/2020).
Ni Ken menambahkan, kekurangan stok darah itu terjadi di lima wilayah administrasi di Jakarta. Ia tak bisa memprediksi kapan situasi ini kembali normal.
