BANDA ACEH - Maraknya penyebaran Covid-19 atau virus corona mempengaruhi jumlah pendonor dan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah Banda Aceh, Aceh. Stok darah turun hingga 50 persen.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah kota Banda Aceh, Qamaruzzaman Haqny mengatakan penurunan stok darah tersebut dipengaruh oleh beberapa fakto di antaranya tertundanya program mobil unit donor di sejumlah wilayah.
"Mencapai 50 persen juga, soalnya banyak program mobil unit tertunda, namun kita terus mengundang para pendonor sukarela yang terdaftar dalam database yang udah jatuh tempo untuk datang ke PMI," ujarnya, Jumat (27/3/2020).
Baca Juga: Pasien Positif Corona di Jakarta Bertambah Jadi 598 Kasus
Faktor lain yang mempengaruhi turunnya stok darah dan pendonor juga diakibatkan dilarangnya penumpukan masa untuk menghindari penyebaran Covid-19. "Masih ada cuman berkurang,karena tidak boleh penumpukan massa, stok (darah) ikut berpengaruh," tambahnya.

Qamaruzzaman menambahkan untuk menghindari penyebaran Covid-19, pihaknya juga menambah prosedur para pendonor yang akan mendonorkan darahnya. "Prosudur tetap seperti biasa, cuma ada penambahan form yang harus diisi pendonor, terkait Covid 19," sebut Qamaruzzaman.
Untuk mengatasi kelurangan stok darah pihak PMI Banda Aceh terus melakukan berbagai upaya salah satunya, mengundang para pendonor sukarela yang terdaftar dalam database yang udah jatuh tempo untuk datang ke PMI.
"Alhamdulillah dapat telepon Bataliyon TNI di Meulaboh mereka mau donor dengan membawa pasukan ke Calang," ujarnya.
(Arief Setyadi )