Dia menjelaskan, dengan istilah local lockdown itu masyarakat juga masih boleh keluar rumah. Sehingga, disimpulkan kebijakan yang diambil Pemkot Tegal bukanlah lockdown. "Itu tidak lockdown, kalau iya maka masyarakat tidak boleh keluar rumah. Lha ini masih boleh kok," imbuhnya.

Ganjar meminta seluruh bupati/wali kota untuk berhati-hati dalam menyikapi persoalan corona ini. Kepala daerah juga diminta tidak menggunakan kata-kata lockdown yang membuat masyarakat resah.
"Kalau pakai kata-kata lockdown, wartawan pasti suka dengan istilah ini. Jadi tambah ramai kan," pintanya.
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menyatakan bahwa daerahnya akan mengambil kebijakan local lockdown. Kebijakan itu diambil dengan menutup sejumlah akses masuk ke Tegal setelah ada pasien yang dinyatakan positif corona.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.