nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikira Sakit Jantung, Satu Warga Maros Positif Covid-19

Herman Amiruddin, Okezone · Jum'at 27 Maret 2020 21:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 27 609 2190172 dikira-sakit-jantung-satu-warga-maros-positif-covid-19-Mjeh1v22Ql.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

MAKASSAR - Satu warga Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terdeteksi positif virus corona atau covid-19, setelah mendapat perawatan selama empat hari dengan keluhan jantung di rumah sakit.

Warga jenis kelamin laki-laki berumur 62 tahun itu sebelumnya pernah melakukan perjalanan ibadah umrah. Sepulang dari umrah warga tersebut sakit dan mendapat perawatan selama empat hari dengan keluhan penyakit jantung di RS. Dody Sarjoto

Kepala Desa Tenrigangkae, Wahyu Febri mengatakan belakangan diketahui, warganya itu ternyata positiv virus covid 19 setelah dirujuk ke rumah sakit di Makassar.

"Kami dapat info dari di RSUP dr. Wahidin Sudiro Husodo Makassar karena mengalami sakit jantung. Namun setelah di cek ternyata memang corona itu ada warga kami positif covid-19," kata Wahyu kepada Okezone, Jumat (27/3/2020).

Warga sekitar, kata Wahyu, tak ada yang menetahui warga tersebut sakit. Nanti setelah pulang dari ibadah umrah dabn dilihat media sosial.

"Saya tidak tau kalau dia sakit setelah kembali di tanah suci ada postingannya ternyata dia ini sudah umrah. Sudah itu kami tidak tau kalau dia itu sakit. Kita dapat kabar kalau dia sakit dari rumah sakit. Ternyaata beliau sakit betul, beliua orangnya tenang palingan ke masjid saja dan beliau orangnya sabar jarang bicara ternyata seperti ini hasilnya," jelasnya.

Meski divonis terpapar virus corona, tapi dalam riwayat penyakitnya, tidak ditemukan riwayat kontak langsung dengan orang yang terjangkit covid 19.

Untuk mencegah penularan di desa tersebut, covid 19 pemeritah desan dan aparat TNI-Polri terus melakukan imbauan kepada warga sekitar

"Harapannya saya selalu mengimbau warga dengan cara mengadakan penyampaian kepada masyarakat secara manual berputar kepada warga dengan menggunakan kendaraan bersama babinsa babinkamtibmas," lanjut Wahyu.

Baca Juga : Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang dan 2 PDP Meninggal Dunia di Bogor

Pasca adanya warga yang positif covid 19, Bupati Maros, Hatta Rahman memerintahkan BPBD Maros untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai. Juga dilakukan tindakan isolasi khusus dengan harapan dapat memutus mata rantai virus covid 19 agar tidak menyebar

"Kita tadi sampaikan warga di sekelilingnya mengingatkan bahwa silaturahmi itu boleh diadakan tapi untuk situasi sekarang ini mari kita sama-sama menjaga anjuran pemerintah sudah jelas baik bahwa penyakit ini tidak boleh dipandang remeh ini akan ada dampaknya setelah terjadi. Silaturahmi cukup dari jauh dengan angkat tangan atau senyum terus kita sama sama menjaga kebersihan," ungkapnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini