Warga sekitar, kata Wahyu, tak ada yang menetahui warga tersebut sakit. Nanti setelah pulang dari ibadah umrah dabn dilihat media sosial.
"Saya tidak tau kalau dia sakit setelah kembali di tanah suci ada postingannya ternyata dia ini sudah umrah. Sudah itu kami tidak tau kalau dia itu sakit. Kita dapat kabar kalau dia sakit dari rumah sakit. Ternyaata beliau sakit betul, beliua orangnya tenang palingan ke masjid saja dan beliau orangnya sabar jarang bicara ternyata seperti ini hasilnya," jelasnya.
Meski divonis terpapar virus corona, tapi dalam riwayat penyakitnya, tidak ditemukan riwayat kontak langsung dengan orang yang terjangkit covid 19.
Untuk mencegah penularan di desa tersebut, covid 19 pemeritah desan dan aparat TNI-Polri terus melakukan imbauan kepada warga sekitar
"Harapannya saya selalu mengimbau warga dengan cara mengadakan penyampaian kepada masyarakat secara manual berputar kepada warga dengan menggunakan kendaraan bersama babinsa babinkamtibmas," lanjut Wahyu.