"Iya benar, peristiwanya kemarin siang, diikuti sekitar 30 orang. Saya memang sempat agak keras ke pemilik rumah yang sudah diingatkan Bhabinkamtibnas, tapi tetap ngeyel," ujar Edy Sutarto, saat dikonfirmasi, Minggu (28/3/2020).
Baca juga: Berikut Skema Rencana Lockdown di Kota Bogor
Awalnya pihak kepolisian mendapat laporan dan keluhan dari masyarakat sekitar, terkait adanya arisan yang diikuti puluhan orang tersebut. "Ada laporan dari warga, ada orang yang kumpul-kumpul kok dibiarkan. Akhirnya didatangi oleh Bhabinkamtibnas. Tapi yang punya acara tetap ngeyel," ucapnya.
Sang pemilik rumah justru malah membawa nama Kapolres Jember untuk izin penyelenggaraan arisan guru tersebut.
