Karantina Wilayah Kota Bandung Masih Dalam Kajian

CDB Yudistira, Okezone · Senin 30 Maret 2020 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 30 525 2191029 karantina-wilayah-kota-bandung-masih-dalam-kajian-BkRmdiaaeI.jpeg Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

BANDUNG - Pemkot Bandung masih mengkaji rencana karantina wilayah terbatas, untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19. Pemkot Bandung melibatkan pakar terkait sebelum mengambil keputusan.

"Masih akan kita kaji terus. Kemarin-kemarin sudah diskusi dengan Forkpimda," kata Wali Kota Bandung, Oded M Danial, Senin (30/3/2020).

Jika memang diperlukan adanya karantina wilayah, pihaknya akan mengeluarkan kebijakan sesegera mungkin.

"Saya sudah minta kepada para pakar untuk mengkaji dulu,” ucapnya.

Infografis Okezone

Saat ini, kebijakan yang tengah berjalan di Kota Bandung adalah penutupan ruas jalan pada jam-jam tertentu. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Aceh Berlakukan Jam Malam hingga 29 Mei

Beberapa ruas jalan utama yang ditutup adalah:

Jalur pertama di jalan Asia-Afrika.

Jalur kedua di Jalan Naripan-Jalan Braga. Jalan Kejaksaan dan Jalan Markoni. Kemudian di jalur Dipenogoro dan Jalan Majapahit, tepatnya di Gedung Sate.

Jalur ketiga dari simpang Jalan Merdeka-Riau, Jalan Merdeka-Aceh dan  Jalur Dago-Cikapayang. Terakhir adalah Jalan Purnawarman.

Sementara itu, berdasarkan data dari laman covid19.bandung.go.id hingga Minggu (29/3) pukul 17.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 422 orang, dengan 169 orang selesai dipantau dan 253 orang masih dalam pemantauan.

Sedangkan orang dalam pengawasan (ODP) berjumlah 77 orang, 22 orang sudah dipantau dan 48 masih proses pengawasan. 

Untuk yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandung mencapai 20 orang, dengan angka 9 orang dirawat, 3 orang sembuh dan 8 orang meninggal dunia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini