Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anies Sebut Ada 283 Jenazah Warga DKI Dimakamkan dengan SOP Covid-19

Fadel Prayoga , Jurnalis-Selasa, 31 Maret 2020 |09:47 WIB
Anies Sebut Ada 283 Jenazah Warga DKI Dimakamkan dengan SOP Covid-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menyebut ada 283 warga Ibu Kota yang dimakamkan dengan tata cara orang meninggal korban virus corona (Covid-19). Data itu diketahui dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta sepanjang Maret 2020.

Ia menjelaskan, mereka itu belum semuanya dipastikan positif Covid-19 karena masih menunggu hasil dari laboratorium. Namun, untuk mencegah penyebaran ke tenaga medis dan penggali kubur, 283 orang itu dimakamkan dengan standar pemakaman yang menggunakan alat pelindung diri dan peti jenazah yang dibungkus plastik.

"Sampai 29 Maret, ada 283 kasus. Artinya ini adalah mungkin mereka yang belum sempat dites karena itu tidak bisa disebut sebagai positif atau sudah dites, tapi belum ada hasilnya, kemudian wafat," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Senin 30 Maret 2020.

Ilustrasi

Menurut dia, angka tersebut menjelaskan situasi penyebaran Covid-19 di Ibu Kota sudah sangat menggganas. Karena itu, seluruh masyarakat diharapkan untuk tetap di rumah. Apabila terpaksa ke luar, diharapkan menerapkan pola hidup physical distancing atau jaga jarak diri.

Baca Juga : Jakarta Butuh Ketetapan Hukum Terkait Physical Distancing

"Tinggallah di rumah, disiplin untuk menjaga jarak, lindungi diri, keluarga, tetangga, lindungi semua. Jangan sampai Dinas Pertamanan dan Hutan Kota punya angka yang lebih tinggi lagi. Mari kita ambil tanggung jawab semuanya. Itu sebabnya kenapa kami merasa perlu menyampaikan pesan yang amat kuat soal ini," katanya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement