Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rumdin Wali Kota Semarang Jadi Ruang Isolasi, 16 Dokter Bersiaga

Taufik Budi , Jurnalis-Selasa, 31 Maret 2020 |08:30 WIB
Rumdin Wali Kota Semarang Jadi Ruang Isolasi, 16 Dokter Bersiaga
Ilustrasi (Foto: Okezone.com)
A
A
A

SEMARANG - Rumah dinas (rumdin) Wali Kota Semarang disulap menjadi ruang isolasi untuk merawat orang-orang yang diduga terpapar virus corona atau Covid-19. Selain dilengkapi tenaga medis, tempat ini juga memenuhi standar kesehatan.

Beberapa standar kesehatan yang diterapkan yakni sistem sterilisasi terpadu mulai dari bilik uap disinfketan untuk kendaraan, bilik spray disinfektan untuk pasien dan tenaga medis, hingga penyaring udara serta instalasi pengolahan air limbah. Selain rumah dinas, bangunan Balai Diklat juga diseting sebagai ruang isolasi bagi pasien.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, dumah dinas difokuskan untuk pasien dalam pemantuan (PDP). Sedangkan balai diklat dipergunakan untuk karantina orang-orang yang masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP).

"Kalau ditotal untuk yang ada di rumah dinas dan balai diklat bisa menampung sampai 169 orang baik ODP maupun PDP. Sehingga tentu tidak semua akan ditampung di sini. Saya rasa ada rumah sakit-rumah sakit rujukan yang lain juga di Kota Semarang," kata pria yang akrab disapa Hendi itu.

Untuk rumah dinas wali kota terdapat 94 kamar bagi PDP. Jika hasil pemeriksaan laboratorium terkonfirmasi positif maka disediakan 6 kamar isolasi emergency. Sementara di balai diklat tersedia 69 kamar untuk karantina ODP. Jika ditemukan kasus positif akan dibawa ke RSUD KRMT Wongsonegoro.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement