Ibu rumah tangga asal Kabupaten Semarang ini mengaku tak tahu persis awal tertular Covid-19. Dia hanya mengingat saat pulang dari Bali, kondisi kesehatannya terus menurun.
“Enggak tahu bagaimana (tertularnya), tapi waktu itu pulang dari Bali, badan saya lemas, tulang-tulang saya sakit 2 hari. Kemudian saya dibawa ke UGD di rumah sakit Ungaran, tapi di sana tidak bisa menangani. Akhirnya saya dirujuk ke sini (RSUD Wongsonegoro) dari situ saya mulai perawatan di sini,” beber dia.
Selama menjalani perawatan, dia terus memotivasi diri untuk sembuh. Keinginan untuk berkumpul kembali dengan keluarga, semakin menguatkannya untuk sehat dan melawan virus corona.
“Sekarang kondisinya merasa sangat sehat sekali. Tidak merasakan sakit apa-apa, bahkan tulang-tulang yang dulu habis dari Bali itu sakit sekali, tapi sekarang ini sudah tidak terasa sama sekali. Sudah sangat sehat,” imbuhnya.
“Mungkin berat badannya malah naik. Kemarin dari keluarga juga bilang begitu, nanti pulang saya gendut. Karena di sini tidur, dikasih makan, dikasih vitamin, makan tidur,” katanya dengan mata berbinar.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.