"Sopir dan kernetnya juga kita semprotkan hand sanitizer agar steril dari virus," jelasnya.
Tak hanya di TPA Burangkeng, penyemprotan disinfektan ini juga nantinya akan mengarah ke sejumlah ruang publik seperti sarana ibadah dan jalan raya yang lokasinya tak jauh dari area TPA Burangkeng.
Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala setiap tiga hari sekali, hingga pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir. "Bagi kami sudah cukup warga menderita dengan dampak adanya TPA di sini," ungkapnya.
Sekali pun, saat ini Desa Burangkeng masih steril dari penyebaran Covid-19 dengan tidak ditemukannya ODP, PDP, dan pasien terkonfirmasi positif virus berbahaya itu. Tetapi, pihaknya tetap melakukan kewaspadaan.
"Harapan kami dengan langkah kita ini dapat terus menjaga wilayah dan warga di sini terbebas virus corona," kata dia.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.