
Dia mengatakan alat pelindung diri bertema Teletubbies itu, bisa terealiasi berkat bantuan dari rekan-rekannya yang juga perawat di salah satu rumah sakit di Kota Iloilo.
“Saya senang memiliki kolega yang sangat fleksibel dan berpengetahuan luas untuk membantu saya mengejar tujuan ini,” katanya mengutip PeopleAsia, Sabtu (4/1/2020).
“Rekan saya menghabiskan berhari-hari memotong kain, membuat pelindung wajah, bahkan menjahit alat pelindung diri,” lanjutnya.
Dana pembuatan baju hazmat diperoleh dari sumbangan teman, organisasi, dan kelompok kecil. Adrian dan kelompoknya juga juga mengumpulkan sejumlah uang.