nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disnaker Sulut Beri Kartu Pra-Kerja Bagi Masyarakat Kena PHK Imbas Corona

Subhan Sabu, Okezone · Minggu 05 April 2020 13:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 05 340 2194399 disnaker-sulut-beri-kartu-pra-kerja-bagi-masyarakat-kena-phk-imbas-corona-UqzCml69iU.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

MANADO - Setelah wabah Virus Corona Disease (Covid-19) mewabah di Sulawesi Utara (Sulut) ditambah himbauan pemerintah agar masyarakat berdiam diri di rumah, banyak karyawan diberbagai sektor di rumahkan sementara bahkan berujung ke Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Sektor Industri pariwisata mendapat dampak yang paling besar dari penyebaran covid-19 ini, seperti perhotelan, cottage, restoran, diving center.

Menghadapi hal tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulut memberikan solusi kepada para tenaga kerja yang dirumahkan maupun yang di PHK dengan mengakses kartu prakerja.

"Termasuk sektor informal seperti tukang ojek, sopir, pedagang kecil, buruh bangunan untuk boleh mengakses yang namanya kartu prakerja," ujar Kadisnakertrans Sulut Erny Tumundo kepada okezone.

Menurut dia, kartu prakerja yang program awalnya dalam rangka untuk peningkatan kompetensi kini berubah dengan adanya wabah Covid-19, sehingga kartu prakerja dapat digunakan bagi mereka yang terkena PHK atau dirumahkan sementara sebagai insentif.

Kartu pra kerja berisi uang senilai Rp.5 juta. Setiap tenaga kerja yang memiliki kartu tersebut diharuskan mengikuti pelatihan online sesuai dengan minat dan bakat masing-masing seharga Rp.1 juta.

"Nah, sisa dari itu merupakan insentif yang diberikan kepada tenaga-tenaga kerja yang kena dampak virus corona ini. Setiap bulan mereka mencairkan dalam jaring pengaman mereka selama empat bulan," kata Tumundo

Disnakertrans Provinsi Sulut masih melakukan pendaftaran dengan sistim tertutup, lewat akses reguler. Tertutup karena belum dibuka secara online atau terbuka kepada seluruh masyarakat meski Presiden RI Joko Widodo sudah melaunching web kartu prakerja. Nanti setelah wabah virus corona selesai, semuanya akan kembali digital.

"Untuk lewat akses reguler kami hanya meminta mengumpulkan nama, alamat, nik, nomor handphone dan profesi dia sebelumnya, nanti kalau semua ini sudah berjalan normal mudah-mudahan Juli kita semua sudah bebas dari wabah ini kita langsung kembali lagi ke program awal lewat website kartu prakerja," jelas Tumundo

Sulut sendiri mendapat kuota 49 ribu kartu pra kerja. Untuk itu selesai wabah virus corona ini Tumundo berharap masyarakat bisa mengakses kartu pra kerja lewat website sampai terpenuhi kuota 49 ribu.

"Sebenarnya ada juga khusus yang di PHK di sektor formal, kami menyediakan pelatihan vokasi online yang nilainya sama juga tapi pembiayaan melalui BPJS tenaga kerja," pungkas Tumundo

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini