“Pelaku HR mengirim ke grup salah satu grup jual beli di facebook Balikpapan. Anggota melakukan penyelidikan mengamankan di rumahnya. Pelaku mengakui perbuatannya,” ujarnya.
Polisi lalu mengecek informasi sebenarnya kepada korban yang dituding terkena corona.
"Ternyata bukan karena corona. Korban karena memang sering sakit seperti itu. Kita sudah periksa korban, kita sudah periksa istrinya juga. Ternyata dia memang punya penyakit epilepsi dan sering kambuhan," tuturnya.
Pelaku HR (38) mengakui kesalahannya telah mem-posting berita hoaks.
"Ya saya menyesal menyebarkan itu. Saya juga dengar dan baca di status dan grup. Makanya saya berani sebar juga," tutur warga Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Kota.