Aris pun menjelaskan teknis operasi Pos Digital Astuti, yang sangat mudah, masyarakat cukup menekan tombol khusus yang disediakan, dan otomatis akan tersambung dengan petugas piket yang ada di command center. Saat itulah masyarakat bisa berkonsultasi tentang berbagai layanan kepolisian, seperti SIM, SKCK, hingga layanan registrasi kendaraan.
"Misalkan mau tanya persyaratan apa saja yang harus dibawa saat mengurus SIM atau SKCK. Cukup di situ sudah dapat jawaban," ujar Aris.
Selain itu, kata Aris, Pos Digital Astuti juga bisa berfungsi sebagai tombol darurat saat terjadi kejadian yang membutuhkan kehadiran anggota polisi. Khusus untuk tombol panic button itu bisa dilakukan oleh petugas keamanan yang ada di pusat perbelanjaan.
"Misalkan ada kecelakaan lalu lintas di dekat lokasi tersebut, petugas keamanan bisa memanfaatkan panic button. Kami akan menerjunkan anggota polisi ke lokasi kejadian," imbuh Aris.
Untuk sementara, Pos Digital Astuti baru terpasang di Golden Swalayan Tulungagung. Rencananya pihaknya akan memperbanyak layanan serupa di beberapa titik keramaian, sehingga mempermudah masyarakat untuk berkonsultasi dengan polisi.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.