nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Balai Karantina di Bantul: Dibiayai Dana Desa, Tampung Pemudik yang Ditolak Warga

krjogja.com, · Selasa 07 April 2020 15:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 07 510 2195498 balai-karantina-di-bantul-dibiayai-dana-desa-tampung-pemudik-yang-ditolak-warga-0gBxYb0nR7.jpg Balai Karantina di Bantul (KRJogja/Judiman)

BANTUL - Warga Kalurahan Sumbermulyo Bambanglipuro Kabupaten Bantul, Daerah istimewa Yogyakarta (DIY) memanfaatkan gedung Bumdes di Jalan Ganjuran atau Bantul-Samas menjadi tempat karantina covid-19.

Gedung itu menampung warga perantau yang ditolak kembali ke desa sebagai bentuk antisipasi penyebaran corona. Berikut keunikan disulapnya gedung Bumdes ini :

Tampung 7 Warga Pendatang

Jumlah warga yang ditampung di Gedung Karantina Covid-19 Kalurahan Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul bertambah. Pekan lalu menampung 5 pendatang dari Bandung, sekarang tambah 2 pemudik asal Ponggok Sumbermulyo.

Lurah Sumbermulyo, Dra Ani Widayani, menjelaskan dalam upaya penanggulangan penularan virus Covid-19, Pemerintah Kalurahan Sumbermulyo telah membuka tiga lokasi untuk menampung pemudik atau pendatang yang ditolak warga. Ketiga lokasi tersebut masing-masing berkapitas 20 orang.

Dibiayai Dana Desa

Ditambahkan, dibukanya Gedung Karantina tersebut merupakan bagian dari Siaga Covid-19 yang dibiayai menggunakan Dana Desa (DD) senilai Rp 203 juta, bukan Alokasi Dana Desa (ADD) (KR-Senin 6 April 2020, Hal-3). Keberadaan Gedung Karantina Covid-19 di Sumbermulyo merupakan yang pertama satu-satunya yang ada di Bantul.

Penambahan dua warga yang ditampung di Gedung Karantina, yakni Arif (19) dan Muklis (20) warga Ponggok Sumbermulyo. Mereka pulang dari Jakarta berboncengan sepeda motor. Sampai di desanya Sabtu (4/4). Tapi kedatangan mereka di kampung halamannya ditolak warga. Sehingga mereka terpaksa tinggal sementara di Gedung Karantina Sumbermulyo.

Biaya Hidup Ditanggung Tim Siaga Covid-19

Semua biaya hidup selama di karantina ditanggung oleh tim Siaga Covid-19 Sumbermulyo. Dana senilai Rp 203 juta dari anggaran DD untuk Siaga Covid-19 Sumbermulyo termasuk untuk pembagian jatah hidup berupa sembako yang telah dibagikan kepada warga kurang mampu dan warga terdampak Covid-19.

Realisasikan Program Padat Karya

Sementara Pemerintah Kalurahan Sumbermulyo juga sedang berencana merealisasi program padat karya untuk antisipasi banyaknya warga yang kehilangan pekerjaan karena dampak wabah Korona.

Ani Widayani yang juga Ketua Apdesi Bantul manambahkan, pihaknya menerima bantuan dari pihak manapun untuk mendukung program mengatasi dampak ekonomi akibat wabah Korona.

“Tak lupa saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang ikut membantu dan menyengkuyung program ini, termasuk dari anggota DPR RI, Gandung Pardiman,” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini