nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Darurat Corona, Warga Semarang Diimbau Patuh Terus Berada di Rumah

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 16:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 07 512 2195578 darurat-corona-warga-semarang-diimbau-patuh-terus-berada-di-rumah-YebgVzcTSx.jpg Ilustrasi virus corona. (Foto: Okezone)

SEMARANG – Jumlah kasus terpapar corona virus disease (covid-19) di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, terus bertambah. Masyarakat pun diminta mematuhi ajuran pemerintah berupa physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Kepada seluruh warga Semarang khususnya, sekali lagi kami mengimbau bahwa usaha kita untuk terus ada di dalam rumah, stay at home," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Senin 6 April 2020.

"Ini jangan disepelekan. Sebaran ini (virus corona) tiap hari bukannya semakin turun, tapi semakin naik," jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah bersama Polri dan TNI terus melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk tetap tinggal di rumah. Petugas rutin berkeliling dan meminta warga kembali ke rumah bila ditemukan berada di jalanan tanpa tujuan jelas.

"Kami terus melakukan hal-hal untuk bisa mengurangi sebaran dan meminimalkan covid-19. Misalnya imbauan-imbauan melalui camat, lurah, polsek, kemudian ada koramil terus kepada masyarakat," terangnya.

"Kami juga lakukan sambil sosialisasi covid-19 adalah penyemprotan desinfektan yang kita terus lakukan hampir tiap hari. Sembako juga sudah kita bagikan dari mulai orang yang terkena ODP, sampai hari ini sudah meningkat kepada PKL yang semakin berkurang pendapatannya, ojek online," ungkapnya.

Berdasarkan situs resmi Kota Semarang Siaga Corona http://siagacorona.semarangkota.go.id/, per Selasa (7/4/2020), pukul 04.43 WIB, terdapat orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 2.241. Dari jumlah itu, 1.317 orang masih dalam pemantauan dan 924 dinyatakan selesai.

Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 261 pasien. Rinciannya adalah 171 orang masih dirawat, 63 orang negatif, 10 orang meninggal negatif, dan 17 orang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Sementara untuk pasien terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 81 orang. Rinciannya 59 orang masih dirawat, 7 orang telah sembuh dan pulang, 15 orang meninggal, serta 26 orang menunjukkan perbaikan klinis.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini