Jeje juga mengatakan, proses pemakaman jenazah dilakukan dengan protokol pemulasaraan jenazah pasien positif Covid-19.
"Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi dan merupakan SOP yang diberlakukan saat pandemi Corona," papar Jeje.
Jeje menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan masyarakat, karena baru bisa mengumumkan setelah hasil test swab keluar.
"Kami tahu keluarga almarhum, tentu sangat tertekan dengan situasi dan kondisi seperti ini," jelasnya.
Begitu pula kepada masyarakat yang tentu ingin mendapat kepastian soal penyebab meninggalnya almarhum.