nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemuda 23 Tahun Jadi Pasien Positif Covid-19 Pertama di Indramayu

Fathnur Rohman, Okezone · Kamis 09 April 2020 00:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 08 525 2196366 pemuda-23-tahun-jadi-pasien-positif-covid-19-pertama-di-indramayu-pFWjFdZWNv.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

INDRAMAYU - Seorang pemuda 23 tahun asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dinyatakan sebagai pasien positif virus corona (Covid-19) pertama di Kabupaten Indramayu. Pasien dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Indramayu. 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara menjelaskan, pasien positif tersebut awalnya tercatat sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Diketahui, pasien ini memiliki riwayat bepergian ke Batam.

Disampaikan Deden, pasien sempat dinyatakan negatif Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test. Namun, hasil uji sampel swab menyatakan dia positif Covid-19. 

"Pasien pernah masuk ke RSUD Pantura MA Sentot Patrol pada tanggal 27 Maret 2020. Kemudian pada tanggal 3-7 April mengalami keluhan umum sedang, batuk, demam, pusing,  dan cek rapid test negatif. Hasil tes swab yang didapatkan pada hari Rabu ini pukul 08.35 dari Labkesda Provinsi Jabar, pasien dinyatakan terkonfirmasi positif," ujar Deden dalam keterangan yang diterima Okezone, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Pandemi Covid-19, Bupati Majalengka Ajak Para Pejabat Patungan Beli Masker & APD 

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya telah melakukan tracing/tracking terhadap siapa saja yang pernah kontak langsung dengan pasien. Beberapa di antaranya ialah keluarganya, dengan kondisi orang tanpa gejala (OTG).

Infografis Okezone

Ia mengimbau masyarakat tidak panik, namun lebih meningkatkan kewaspadaan. Sebab, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu sudah melakukan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Penanganan terbaik untuk pencegahan Covid-19 yakni dengan melakukan berperilaku hidup bersih dan sehat, istirahat cukup, dan makan makanan gizi seimbang. Kemudian melakukan social dan physical distancing secara disiplin," tutur Deden 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini