Herwan menambahkan, total kasus konfirmasi sebanyak 4 orang. Kasus konfirmasi dirawat di rumah sakit 1 orang, kasus konfirmasi meninggal 1 orang, dan 2 orang kasus konfirmasi diisolasi mandiri.
''Dua orang PDP di rawat di rumah sakit M Yunus Bengkulu. Ada PDP baru hari ini, laki-laki berusia 25 tahun, riwayat perjalanan dari Jakrata. Keluhan demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala, lemah, nyeri otot, mual muntah, nyeri abdomen, diare dan hilang penciuman,'' jelas Herwan.
''Riwayat perjalanan dari Jakarta, dan pernah bertugas di salah satu rumah sakit di Jakarta. Hasil rapid test reaktif, swab telah dilakukan pengambilan dan menunggu hasil dari laboratorium Palembang, Sumatera Selatan,'' sambung Herwan.
Herwan menjelaskan, meskipun hasil rapid test reaktif, belum tentu yang bersangkutan positif covid-19. Sebab rapid test hanya untuk mengetahui imunitas seseorang.
''Bila reaktif artinya ada gangguan. Gangguan tersebut belum tentu akibat covid-19. Untuk memastikan yang bersangkutan sudah dilaksanakan pengambilan swab, dan hasilnya masih menunggu,'' pungkas Herwan.
(Awaludin)