Lakukan Vandalisme di Malang, 10 Remaja Diduga Kelompok Anarko Ditangkap

Avirista Midaada, Okezone · Senin 13 April 2020 18:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 13 519 2198547 lakukan-vandalisme-di-malang-10-remaja-diduga-kelompok-anarko-ditangkap-LVbpPtQUAf.jpg Sepuluh remaja yang diduga bagian kelompok Anarko ditangkap. (Foto : Okezone.com/Avirista Midaada)

MALANG – Sepuluh remaja yang diduga bagian dari kelompok Anarko Sindikalis yang melakukan aksi vandalisme di Underpass Karanglo pada Jumat (10/4/2020) malam ditangkap polisi.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan, kesepuluh remaja ini ditangkap berdasarkan penyelidikan gabungan dengan tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur.

“Kami mengamankan sepuluh remaja pada Minggu kemarin 12 April 2020 yang diduga meresahkan masyarakat. Pada Jumat malam di Underpass karanglo ditemukan aksi vandalisme yaitu penulisan dicorat-coret dengan tulisan yang tidak baik,” ucap Hendri Umar di Mapolres Malang, Senin (13/4/2020) sore.

Polisi bergerak setelah bagian dinding dari Underpass Karanglo menjadi aksi vandalisme. Pada Jumat malam 10 April 2020 di dinding Underpass Karanglo dijadikan vandalisme dengan tulisan ‘Bubarkan Negara, Rakyat Tidak Butuh Negara’, yang diduga ditulis simpatisan kelompok anarko di Malang, lantaran ditemukan tulisan yang identik dengan kelompok tersebut.

“Diduga aksi ini dilakukan sekelompok orang yang menamakan dirinya Anarko. Kelompok Anarko sudah sering dan menjadi target kepolisian sering melakukan upaya destruktif dan merusak,” tutur Hendri.

Vandalisme yang diduga dilakukan kelompok Anarko di Malang. (Foto : Okezone.com/Avirista Midaada)

Meski diamankan sepuluh remaja ini hanya berstatus saksi dan masih didalami apakah benar kesepuluhnya menjadi bagian dari kelompok Anarko. Bila terbukti menentang pemerintah, sepuluh orang ini akan dijerat Pasal 160 KUHP tentang penghasutan di muka umum dan melakukan kekerasan terhadap penguasa, dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.

“Statusnya masih saksi tapi masih kita gali terutama aksi vandalisme di Karanglo ini. Mudah-mudahan dapat titik terang, mengetahui siapa pelaku yang melakukan aksi vandalisme ini yang meresahkan masyarakat Kabupaten Malang,” ucapnya.

Terkait adanya dugaan aksi puncak yang dilakukan kelompok Anarko pada 18 April 2020 nanti, Hendri telah memerintahkan jajarannya bersiaga.

Baca Juga : Polisi Diminta Tindak Tegas Kelompok Anarko

“Kita akan menggiatkan kegiatan patroli dan upaya langsung mengamankan bila ada sekumpulan orang yang melaksanakan kegiatan kumpul-kumpul, yang mengarah ke kelompok Anarko ini. Mereka gampang kita identifikasi, yang berkumpul akan dilakukan tindakan tegas, akan kita amankan dan dilakukan pemeriksaan,” tuturnya.

Baca Juga : DPR Minta Polisi Bina Kelompok Anarko agar 'Kembali ke Jalan Yang Benar'

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini