JAKARTA - PT Transjakarta mengklaim penumpangnya sudah mulai tertib sejak pemberlakuan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku di wilayah Ibu Kota sejak Jumat 10 April 2020 lalu. Hal itu terjadi di seluruh halte yang ada di 13 koridor utama.
"Sudah Mulai tertib, penumpukan sangat sedikit hanya 0,1%," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas, Nadia Diposanjoyo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (14/4/2020).
Ia menyebut, meski terkadang ada penumpukan penumpang, tapi pihaknya selalu menerapkan physical distancing atau jaga jarak diri di setiap halte. Nantinya, ada setiap petugas yang mengingatkan masyarakat untuk selalu jaga jarak.
"Antre dengan jarak sesuai ketentuan, taat masker semua," katanya.

Seperti diketahui, PT Transjakarta melakukan penyesuaian seiring dengan diberlakukannya PSBB. BUMD milik Pemprov DKI Jakarta itu hanya melayani di 13 koridor utama sejak pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Pembatasan juga dilakukan terhadap jumlah pelanggan di dalam bus, yakni 60 orang untuk bus gandeng, 30 orang untuk bus besar dan 15 orang untuk bus sedang. Lalu, pembatasan jarak aman antar pelanggan sejauh minimal satu lengan tangan baik di dalam bus maupun di halte.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.