Tak Ada Gejala Sakit, 1 Tenaga Medis Positif Covid-19

Agregasi KR Jogja, · Rabu 15 April 2020 20:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 15 512 2199786 tak-ada-gejala-sakit-1-tenaga-medis-positif-covid-19-jYqtYuLhVB.jpg foto: istimewa

PURWOREJO - Seorang perempuan tenaga medis warga Kecamatan Bagelen dinyatakan positif. Namun, kondisi perempuan itu sehat dan tidak menunjukkan gejala. Total tiga warga Purworejo terkonfirmasi positif Covid-19.

Perempuan itu menjalani perawatan di ruang isolasi khusus pasien tanpa gejala RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo.

“Sudah menjalani isolasi di RSUD, kondisinya sangat baik dan tidak ada gejala sakit,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Purworejo, dr Darus kepada KRJOGJA.com, Rabu (15/04/2020).

 Korban Covid-19

Menurutnya, perempuan yang bekerja di salah satu puskesmas di Purworejo itu sudah menjalani isolasi diri di rumah sejak 14 hari lalu. Pimpinan puskesmas tempat pasien bekerja, untuk sementara merumahkan yang bersangkutan karena pernah menangani seorang PDP di Gebang yang meninggal dunia belum lama ini.

Saat menjalani isolasi mandiri, katanya, pasien menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) dan hasilnya positif.

“Kemudian ia menjalani tes swab dan sampel dikirim ke Laboratorium BBTLKPP Kemenkes Yogyakarta, hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkapnya.

 

GTPP Covid-19 Purworejo terus melacak sumber yang diduga menyebabkan tertularnya pasien positif itu. Pasalnya, kata Darus, PDP yang sempat ditangani itu dinyatakan negatif Covid-19.

“Kami terus melakukan kontak tracing, melihat berbagai kemungkinan sumber penularan, termasuk mengecek siapa yang kontak langsung dengan pasien positif itu,” tuturnya.

Darus menegaskan, jaga jarak dengan orang lain, menggunakan masker, tidak keluar rumah kecuali urusan mendesak, dan cuci tangan pakai sabun sesering mungkin adalah kunci mencegah serta memutus penularan Covid-19.

“Tidak perlu panik, terpenting lakukan langkah pencegahan sesuai aturan pemerintah. Selain itu, jangan pernah memandang buruk pasien Covid-19, justru kita harus memotivasi mereka,” tegasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini