382 Pengungsi Rohingya Diselamatkan Setelah Dua Bulan Terombang-ambing di Laut

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 16 April 2020 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 16 18 2199966 382-pengungsi-rohingya-diselamatkan-setelah-dua-bulan-terombang-ambing-di-laut-be7hVrJldG.jpg Kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh. (Foto: Reuters)

DHAKA - Hampir 400 pengungsi Muslim Rohingya diselamatkan oleh penjaga pantai Bangladesh pada Rabu (15/4/2020) setelah menghabiskan hampir dua bulan di atas kapal terombang-ambing di laut. Para pengungsi Rohingya melakukan perjalanan ke Malaysia tetapi tidak dapat mencapai tujuan mereka setelah negara itu meningkatkan patroli pantai karena ketakutan akan virus corona (COVID-19).

Para pengungsi, kebanyakan wanita dan anak-anak, ditahan oleh pihak berwenang setelah kapal berlabuh di dermaga Baharchhara, selatan distrik Cox's Bazar.

"Kami telah menyelamatkan setidaknya 382 Rohingya dari kapal pukat ikan yang penuh sesak dan membawa mereka ke pantai dekat (kota pesisir) Teknaf. Mereka kelaparan," kata Juru Bicara Penjaga Pantai Bangladesh Letnan Shah Zia Rahman sebagaimana dilansir Deutsche Welle, Kamis (16/4/2020). "Mereka mengambang selama 58 hari. Dan selama tujuh hari terakhir (kapal) itu bergerak di perairan teritorial kami.

Menurut mereka yang diselamatkan, "32 Rohingya meninggal di atas kapal pukat yang penuh sesak dan tubuh mereka dilemparkan ke laut," tambahnya. Sumber lain menyebutkan jumlah orang yang meninggal sebanyak 28.

Laporan mengatakan bahwa para pengungsi membuat kesepakatan dengan para penyelundup manusia dan melakukan perjalanan ke kapal dengan perahu kecil.

Pihak berwenang menunda menanyai para pengungsi karena khawatir mereka mungkin terinfeksi virus corona.

Bangladesh saat ini menampung hampir satu juta Muslim Rohingya yang melarikan diri dari penganiayaan di negara tetangga Myanmar menyusul tindakan keras di Negara Bagian Rakhine. Mereka ditampung di kamp-kamp pengungsi kumuh di distrik Cox’s Bazar.

Banyak dari mereka yang berusaha melakukan perjalanan ke Malaysia atau Thailand dengan harapan mendapatkan pekerjaan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini