Menurut Djohan, sebagai laboratorium pemeriksaan Covid-19 Kalgen Innolab tidak melayani pasien perorangan. Tetapi hanya menerima sampel dari rumah sakit khususnya rumah sakit rujukan Covid-19. "Pengambilan sampel dari swab, usapan hidung dan tenggorokan akan dilakukan di rumah sakit yang menyediakan layanan tersebut," ucap Djohan.
Baca Juga : Antisipasi PHK Akibat Corona, Megawati Dorong Program Padat Karya
Di sisi lain, Djohan menyebut untuk kapasitas dewasa ini Kalgen Innolab baru memeriksa 140 tes perhari sehingga dalam sebulan bisa menguji 4.000 spesimen. "Akan segera kami tingkatkan menjadi 8.000 tes per bulan setelah mesin ekstraksi otomatis kami tiba di Jakarta," tutur Djohan.
Menurut Djohan, hasil pemeriksaan laboratorium Kalgen Innolab akan diketahui dalam waktu 24 jam sejak sampel diterima. "Atau sampel yang masuk hari ini hasilnya akan bisa diketahui ke eseokan harinya," tutup Djohan.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.