Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jateng Kini Punya 6 Laboratorium Pemeriksa Covid-19

Taufik Budi , Jurnalis-Jum'at, 17 April 2020 |04:35 WIB
Jateng Kini Punya 6 Laboratorium Pemeriksa Covid-19
Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)
A
A
A

SEMARANG – Sebanyak 6 laboratorium pemeriksaan swab Covid-19 kini beroperasi di Jawa Tengah. Dengan bertambahnya jumlah laboratorium itu, hasil pemeriksaan pasien bisa segera diketahui sehingga akan lebih cepat ditangani.

Laboratorium itu di antaranya berada di RSUP dr Kariadi, Rumah Sakit Nasional Diponegoro, Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jateng di Semarang, Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga, RS Moewardi dan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendorong pemerintah pusat melakukan percepatan distribusi primer atau zat aktif penanda keberadaan virus laboratorium. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Ganjar juga minta akses pembelian zat tersebut.

Distribusi primer saat ini hanya disesuaikan dengan jumlah laboratorium dan jumlah kasus. Padahal primer sangat dibutuhkan untuk mempercepat hasil tes PCR (polymerase chain reaction), yang biasanya keluar dalam jangka waktu 2-3 hari kini menjadi hanya beberapa jam.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Okezone.com)

"Targetnya, kita mempermudah dan mempercepat pemeriksaan swab itu, jadi hasilnya cepat diketahui. Kalau kurang sih enggak, tapi perlu percepatan distribusi dari pusat. Karena dengan adanya penambahan laboratorium itu pasti ada peningkatan kuantitas," kata Ganjar, Kamis (16/4/2020).

Untuk distribusi, Ganjar menjelaskan, primer dikirim oleh Kementerian Kesehatan dan langsung ditujukan ke masing-masing laboratorium, tanpa melalui Gugus Tugas atau pemerintah daerah. Dia berharap ketika terjadi lonjakan kasus, ada akses pemerintah daerah untuk pengadaan zat tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement