Sementara itu Fadli Ramadhani, penyuluh pertanian di wilayah setempat menerangkan dengan adanya Kostratani semua fungsional bergerak dan berperan, bahkan tidak hanya penyuluh pertanian, tetapi juga fungsional lainnya seperti mantri tani, POPT.
“Alhamdulillah kami bersama petani dan POPT masih punya semangat yang tinggi melakukan kegiatan usaha tani, terutama untuk mendukung program Pemerintah. Kami konsisten saling berkolaborasi di lapangan dalam hal berbagi informasi teknologi ataupun diseminasi teknologi tepat guna dalam pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan penyuluhan, khususnya di masa pandemi COVID-19 ini,” kata Fadli.
Menanggapi hal ini, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menegaskan kepada Penyuluh pertanian dan Petani, meskipun ditengah pandemik COVID-19, sektor pertanian tidak berhenti. Peran petani dan penyuluh justru menjadi sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian. “Pangan sebagai imunitas utama untuk melawan COVID-19 dan memegang peran yang sangat penting hidup matinya suatu bangsa.
Saat ini, pejuang melawan COVID-19 bukan hanya dokter, perawat dan tenaga medis, tetapi juga segenap insan pertanian harus bahu membahu menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat,” tutup Dedi.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.