Menurutnya, pendistribusian sembako tersebut menimbulkan kerumunan yang dikhawatirkan menyebarkan Covid-19.

"Teknis distribusi boleh juga dengan door to door, agar menghindari kerumunan. Karena saya lihat pembagian bantuan di beberapa titik ini malah membuat kerumunan baru. Takutnya yang tidak sakit bertemu sama yang sakit. Kita kan tidak tahu," terangnya.
Ia juga mengimbau agar setiap RT dan RW memastikan data penerima bansos agar sesuai target. Pasalnya, Zita mengaku mendapat laporan dari warga kurang mampu yang justru tidak mendapat bansos.
"Inikan masih proses, masih ada bantuan tahap dua, jadi masih bisa dievaluasi. Saya sarankan kelurahan setelah menerima data, harus diverifikasi dulu,” tuntasnya.
(Rizka Diputra)