Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

IDI: Tenaga Medis Garda Paling Belakang Penanganan Pandemi Corona

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Senin, 20 April 2020 |10:01 WIB
IDI: Tenaga Medis Garda Paling Belakang Penanganan Pandemi Corona
Penanganan pasien virus corona. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidi mengingatkan bahwa tenaga medis bukan merupakan garda terdepan dalam penanganan pandemi corona virus disease (covid-19) di Indonesia.

Menurut dia, seharusnya yang menjadi garda terdepan dalam melawan covid-19 yakni dengan adanya kebijakan publik di bidang kesehatan yang harus dipatuhi masyarakat guna memutus mata rantai persebaran corona.

"Saya ingin sampaikan bahwa pelayanan medis itu bukan pelayanan terdepan untuk melawan dan mencegah wabah. Yang harus terdepan adalah kebijakan publik bidang kesehatan. Itulah yang terdepan. Kebijakan yang ditegakkan marwahnya pemerintah dan dipatuhi oleh masyarakatnya," kata Zaenal kepada Okezone, Minggu 19 April 2020.

Ia menjelaskan, petugas medis seharusnya merupakan garda paling belakang dalam penanganan corona. Pasalnya bila petugas medis tidak mampu menangani pasien covid-19, maka akan banyak pasien yang meninggal akibat wabah tersebut.

"Pelayanan medis itu adalah garda paling pelakang, bukan depan. Kalau jebol di belakangnya tinggal kamar jenazah dan mobil jenazah," ujar Zaenal. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement