Brasil berada di bawah kekuasaan militer selama lebih dari dua dekade dari 1964 hingga 1985 dan seruan agar angkatan bersenjata diberi lebih banyak kekuatan sangat kontroversial.
Bolsonaro tidak menanggapi tuntutan tersebut, tetapi pada Senin (20/4/2020) dia mengatakan kepada wartawan bahwa Brasil adalah negara yang demokratis, dan pengadilan tinggi negara, serta Kongres, akan tetap terbuka.
Pada pertemuan Minggu, Bolsonaro yang tidak mengenakan masker terlihat terkadang batuk. Presiden sayap kanan itu selalu menyebut virus corona sebagai penyakit yang “sedikit lebih dari flu”.
Pekan lalu, Bolsonaro memecat menteri kesehatannya, Luiz Henrique Mandetta, yang mendukung langkah-langkah penguncian.
Bolsonaro berpendapat bahwa langkah-langkah penguncian itu merusak ekonomi dan meyakini bahwa langkah-langkah itu harus dilonggarkan dan perbatasan Brasil dibuka kembali.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.