200 Santri Ponpes Temboro Magetan Jalani Rapid Test Corona

Syaiful Islam, Okezone · Rabu 22 April 2020 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 519 2202982 200-santri-ponpes-temboro-magetan-jalani-rapid-test-corona-Ipae7oUniz.jpg Pondok Pesantren Al Fatah di Desa Temboro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

SURABAYA – Sebanyak 200 dari 5.000 santri yang berada di Pondok Pesantren Al Fatah, Desa Temboro, Kubupaten Magetan, Jawa Timur, telah menjalani rapid test yang digelar Tim Tracing Gugus Tugas Covid-19. Namun, hasilnya belum diketahui karena harus melalui sejumlah pemeriksaan.

Rapid test sendiri dilakukan untuk mengetahui apakah ada santri yang terjangkit virus corona atau tidak. Pasalnya, 43 santri yang pulang ke Malaysia, ketika sampai di sana, dinyatakan positif terpapar covid-19.

Baca juga: 43 Santri Asal Malaysia Positif Covid-19 Usai Pulang dari Ponpes Temboro Magetan

"Pondok ini memiliki total santri sekitar 25.000, dan seperti kebiasaan dari pesantren pada bulan puasa mereka pada umumnya pulang kampung semua. Saat ini ada sekitar 5.000 sampai 6.000-an santri yang masih ada di pondok," terang Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim dr Kohar Hari Santoso, Selasa 22 April 2020.

Dia menerangkan, sebelum melakukan rapid test, pihaknya memberikan penjelasan kepada para santri dan pengurus pondok. Hal itu dilakukan agar mereka paham apa yang akan dilakukan tim.

"Alhamdulillah dari pengurus pondok kooperatif, kami bisa melakukan rapid test cukup bagus. Masih 200 yang kami periksa, ini belum tuntas. Besok dilanjutkan lagi," terang dr Kohar di Gedung Grahadi Surabaya.

Dalam melakukan pemeriksaan kesehatan, sambung dia, tim didukung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dan Rumah Sakit dr Soedono. Pihaknya juga memakai sepatu boot dan masker dalam melakukan pemeriksaan, karena kepadatan dari virusnya cukup tinggi.

Baca juga: 43 Santri Malaysia di Magetan Positif Covid-19, Khofifah Kirim 1.000 Rapid Test

Ia mengungkapkan, setelah adanya sejumlah santri yang pulang ke Malaysia terindikasi positif virus corona, kemudian pihaknya merunut ke belakang dari mana para santri itu. Rupanya mereka berasal dari Ponpes Al Fatah Temboro Magetan.

"Maka kontak eratnya kami cek, yang jauh kontaknya istilah ODR, kontak erat kita lihat. Kalau tidak ada, gejala OTG. Jika yang ada gejalanya, kita lihat apa sakit ringan atau berat. Ada yang keluhan tadi sudah dipisahkan dan dilakukan penaganan. Alhamdulillah tadi tidak ada sakit yang berat. Kalau ada akan dirawat di rumah sakit dan di-swab," tandasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini